Banyak orang menggunakan kamera saat ini. Tapi tidak banyak yang tau bagaimana prinsip kerja kamera sebenarnya. Pada dasarnya kamera hanya menggunakan gambar pantulan dari sebuah obyek untuk direfleksikan ke sebuah alat penangkap gambar atau film. Prinsip dasar mengenal kamera hanyalah beberapa benda sebagai berikut:

- Badan Kamera
Badan kamera adalah bagian gelap atau ruang gelap. Tempat ini hanyalah dimasuki cahaya melalui lensa depan kamera saat shutter ditekan. Badan kamera adalah tempat film (klise negatif) diletakkan dan diroll. - Lensa Kamera
Prinsip kerja kamera lensa kamera secara sederhana adalah benda yang memantulkan hasil gambar ke arah film. Bayangan terbalik yang dihasilkan dari cahaya gambar yang datang akan membakar film. - Film
Film adalah alat penangkap gambar yang sifatnya sangat mudah terbakar jika terkena cahaya sedikit saja. Cahaya yang telah dipantulkan oleh lensa akan terjadi reaksi kimia saat terkena film. Hasil dari film adalah bentukan gambar yang berbentuk obyek dari hasil jepretan kamera.
3 hal diatas adalah poin penting pada prinsip kerja kamera.
Sekarang kita akan belajar bagaimana cara kerja kamera secara sederhana. Contohnya saat melihat atraksi seekor lumba-lumba meloncat dari kolam renang. Saat menekan tombol shutter pada kamera, terdapat proses yang cepat dalam menangkap gambar. Proses tersebut terjadi dalam sekejab saja, bayangkan saja bahwa proses cara kerja kamera secepat peluru pistol atau kilat.

- Pertama analogikan kita melihat pensil di ujung meja tulis. Cahaya datang dan memantul dari pensil lalu masuk ke badan kamera.

- Cahaya yang masuk ke kamera lalu mengenai lensa optic ( lensa convex / lensa cembung ). Lensa ini yang akan memfokuskan cahaya yang diterima berupa bayangan terbalik kesuatu tempat yang disebut film.

- Proses kimia terjadi saat film terkena cahaya dan membentuk sebuah pola gambar. Hanya bagian film yang terkena cahaya yang akan terbakar dan hangus, sedangkan bagian yang lainnya tetap. Dahulu film dibuat dari lempengan kaca yang bercampur bahan kimia yang langsung merekam cahaya. Perak dan kapur adalah campuran pertama kali yang digunakan untuk membuat lempengan tersebut. Tapi sekarang, film dibuat dari bahan plastik dan dilapisi emulsi garam perak halida supaya peka menangkap cahaya. Film yang digunakan untuk foto hitam putih menggunakan satu lapis senyawa garam perak halida. Sedangkan penggunaan foto berwarna menggunakan minimal 3 lapis.

- Hasil dari penangkapan film adalah sebuah klise / negatif yaitu lembaran hitam. Kemudian film dicetak pada kertas foto. Proses pencetakan atau pencucian dilakukan pada ruang gelap, kenapa? Karena cahaya dapat merusak hasil film yang rentan terbakar. Berikut adalah contoh klise yang saat ini sudah hampir tidak dipakai lagi.

Cara kerja kamera mudah untuk dimengerti, dan hampir semua teknologi kamera saat ini berawal dari kamera sederhana / konvensional. Saat ini, untuk mencetak sebuah gambar pada kertas foto tidak menggunakan kertas film lagi. Banyak orang beralih ke kamera digital.

Kamera modern menggunakan proses elektronik dan menyimpan hasilnya pada sebuah kartu / memory card. Hasil foto bisa dilihat secara langsung secara digital. Sampai sekarang cara kerja kamera modern masih dikembangkan oleh setiap produsen kamera.


